Rambu-Rambu Ramadhan

11Aug11

Entah sudah berapa banyak gambar di atas banyak di-copy paste di beberapa blog (termasuk saya,hehe) yang memang diharapkan dapat disebarkan untuk dakwah sesuai harapan si pembuat (Ibnu AQ. kalau ga salah lho, lihat di bawah gambar rambu kawasan tertib berpuasa). Yang jelas Mas Ibnu AQ. ini telah berhasil membuat sebuah media dakwah yang menurutku sih parlente tenan, Wangun! Beliau menyampaikan peringatan tentang larangan, perintah, ataupun peringatan dalam Agama Islam dalam bentuk rambu-rambu yang menggelitik, mengadopsi rambu-rambu lalu lintas. Kata-katanya sederhana tapi malah nunjem di kalbu, hehehe benar-benar efek kejut yang cukup ampuh buat orang yang melihatnya meski cuma sekali pandang.

Nah, dari situ saya kepikiran “wah kok kayake lebih bagus lagi kalau bener-bener ada rambu-rambu kayak gini ya di kampungku” dan ramadhan tahun ini kayaknya waktu yang tepat kalau angan-angan saya itu jadi kenyataan. Lagian dari pesan gambar di atas Mas Ibnu AQ. bilang “Dilarang tidak menyebarluaskan simbol ini” dan “Dilarang merubah dan menggunakannya selain untuk dakwah”. Jadi apa salahnya to kalau rambu-rambu ini diwujudkan dalam bentuk nyata di lingkungan kita.

Semenjak saya hijrah ke Kotamobagu di Tahun 2009 memang otomatis lepas pula kiprah di kepemudaan atau di kegiatan remaja masjid, termasuk kegiatan di Bulan Ramadhan kampungku Pare 2 Sidorejo Godean. Dua kali Ramadhan Tahun 2009 dan 2010 terlewatkan begitu saja tanpa ada sumbangan apapun untuk kegiatan Ramadhan di kampung halaman.  Rasa-rasanya kok ngganjel, dah merantau tapi ga ada manfaatnya di kampung halaman. Dan tepat Bulan Rajab tahun lalu, saya mencoba mengusulkan konsep ke teman-teman Orrema -remaja masjid di kampungku- untuk membuat rambu-rambu Ramadhan. Rambu-rambu tersebut berupa simbol hikmah, ajakan, maupun peringatan dalam menjalani ibadah di Bulan Ramadhan. Juga diharapkan rambu-rambu ini bisa menjadi petunjuk mengenai larangan maupun perintah dalam Islam.

Waktu itu saya sampaikan ide itu ke Surah Manto -pentolan Orrema meski belum jadi ketua, hehe-, karena  saya yakin dia mampu menjalankan ide itu. Dia pun juga memperlihatkan respon yang membuat saya tambah semangat kalau ide ini benar-benar jadi kenyataan, apalagi teman-teman yang lain juga siap mendukung setelah Surah Manto mendiskusikan ide itu di rapat Orrema. Setelah rembugan dengan teman-teman remaja masjid di kampung akhirnya semua setuju untuk memasang rambu-rambu Islam karena diyakini bakal lebih menyemarakkan suasana bulan ramadhan dengan tetap dapat menyampaikan dakwah-dakwah yang ringan tapi insyaAllah bernilai. Dan segala sesuatunya untuk mewujudkan hal itu pun dipersiapkan termasuk proposal, cari dana, dan peralatan seperti kayu dan triplek oleh teman-teman dan juga ga ketinggalan persiapan desainnya yang jadi jatah saya.

Dan Alhamdulillah akhirnya ide itu dapat dibuat juga sesuai dengan rencana yang sudah dibuat. Dimulai dari pengajuan proposal dana dengan dibantu Sukaryanto, Heruyana, Wisnu, dan Agus Bourne yang memasukkan proposal ke beberapa toko dan instansi, dapat bantuan dana yang cukup untuk membuat rambu-rambu Ramadhan. Kemudian mencetak rambu-rambu di percetakan sampai penempelannya ke tripleks, dan juga tiang penyangga sampai ke pemasangannya yang melibatkan seluruh pemuda dan anak-anak di kampung saya.

Untuk desain, tanpa mengurangi rasa hormat kepada Mas Ibnu AQ. saya sengaja merubah beberapa desain gambar di atas dan ada pula yang saya buat sendiri menyesuaikan keadaan di kampung 🙂 dan tentunya bisa menambah perbendaharaan rambu-rambu jadi lebih banyak lagi. Di bawah akan saya perlihatkan hasilnya..dan sesuai semangat Mas Ibnu AQ. bagi siapa saja yang mau mengcopy silakan saja asal sama-sama untuk tujuan dakwah dan silakan kalau mau memodifikasinya jadi lebih menarik lagi. Untuk softfile saya sudah sediakan formatnya di Corel Draw X5, gratis! Silakan kalau ada yang berminat dapat diunduh di sini.


 

ramb

 

bebuang

Dan inilah pemandangan saat pemasangan rambu-rambu ramadhan yang berhasil diabadikan sama kameramennya Orrema, Mas Nur Sugiyanto. Suasana yang sangant saya rindukan :-D. Pingin bisa ikut nimbrung tapi apa daya nun jauh di rantau. Marhaban Yaa Ramadhan! Selamat Menunaikan Ibadah Puasa..maturnuwun untuk kawan-kawan Orrema Pare 2 dan juga inspirasinya dari Mas Ibnu AQ. Semoga bermanfaat.

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

rambu rambu ramadhan

 

 



4 Responses to “Rambu-Rambu Ramadhan”

  1. Wah … Mantep nih rambu-rambunya. Ada File Vectornya gk? klo ada bagi-bagi lah…


  1. 1 Datang Lagi.. « 3G (Grusa Grusu Gaweane)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: